Bimas Islam Kemenag Mitra, Laksanakan Rapat Pembentukan Pengurus BKM

MINSEL-MITRA484 Dilihat

Mitra, emmctv.com – Kementrian Agama Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Seksi Bimas Islam melaksanakan pertemuan dalam rangka sosialisasi pendirian rumah Ibadah dan pembentukan pengurus badan kesejahteraan masjid, bertempat di kantor Kemenag Mitra, Selasa (17/10/2023).

Kepala Kantor Kemenag Mitra, Hi. Muh. Taib Mokobombang, S.Ag.MH dikesempatan itu memberikan apresiasi kepada seluruh undang yang hadir dalam agenda rapat Sosialisasi tersebut.

“Saya sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Ibu sekalian atas segala atensi yang boleh hadir dalam kegiatan sosialisasi ini,”ujar Mokobombang.

Lanjut Ia katakan, sebagaimana tema rakernas pembentukan Lembaga BKM Pusat adalah “Dari Masjid Kita Makmurkan Indonesia” Tema ini menyiratkan peran penting Masjid dalam  pemberdayaan umat.

“Masjid tidak hanya sekadar tempat melaksanakan ritual ibadah shalat atau pembentukan karakter shaleh individu, melainkan sebagai pusat peradaban Islam, pusat pendidikan Islam, bahkan pusat ekonomi umat. Masjid memiliki umat, kedudukan, peran dan fungsi yang tidak salah jika bermanfaat bagi umatnya dalam membentuk keshalehan sosial melalui Masjid,” ungkapnya.

Terkait dengan tusi dari pada BKM Badan Kesejahteraan Masjid, terdapat 4 bidang yakni Idaroh, Imarah, Riayah dan Advokasi, bahwa bidang Idarah, yakni pengelolaan manajemen masjid itu sangat diperlukan, karena begitu luasnya cakupan fungsi masjid. Sehingga dalam pengelolaan masjid harus dilakukan dengan manajemen modern dan professional. perlunya manajemen masjid yang professional agar dapat meningkatkan kualitas pengorganisasian kepengurusan masjid dan pengadministrasian yang rapi serta transparan dalam pengelolaan keuangan. Sehinggga manfaatnya bisa dirasakan oleh jamaah

Kemudian bidang Imarah, memakmurkan masjid. Karena hal itu sesuai firman Allah surat At Taubat ayat 18; “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah maka merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk,” tuturnya.

Sedangkan pembinaan bidang riayah yaitu pemeliharaan masjid. saya berharap agar masjid akan menjadi bersih, indah dan tampak kemuliaanya. “Sehingga dapat memberikan daya tarik bagi Umat Islam. Dan membuat rasa nyaman, aman dan tentram bagi jamaah,” kata Mokobombang.

Sementara Bidang Advokasi, adalah sebagai pendaping hukum dalam penyelanggaraan Kesejahteraan Masjid manakala berurusan dengan Hukum.

“Kiranya apa yang sudah menjadi pembahasan saat ini, dapatkan hal positif untuk kita kedepannya. Tetap jalin kebersamaan dan tidak lupa membangun komunikasi, sehingga setiap permasalahan yang terjadi dapat dimusyawarahkan untuk mencari jalan keluar yang lebih baik,” tukas Taib Mokobombang.

Selain itu, Hj. Deyske R Sangia SH, mengatakan, ini merupakan agenda rapat dalam rangka pembentukan pengurus badan kesejahteraan masjid (BKM) sehingga kegiatan rapat dan sosialisasi ini dilaksanakan.

“Pembentukan pengurus BKM ini dengan harapan agar apa saja permasalahan yang terjadi didalam masijd, maka para pengurus bisa turun tangan dalam membantu menyelesaikan itu semua,” terangnya.

Dirinya menambahkan, dalam kegiatan soaialisasi kali ini juga membahas terkait pengunaan TOA Masjid dan aturan – aturan yang perlu diketahui dalam pendirian rumah ibadah.

“Kami berharap kepada yang hadir saat ini baik Imam Masjid maupun Ketua BTM, apa saja yang sudah dibahas pada rapat kali dapat diteruskan kepada jamaah, sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama dapat terlaksana dengan baik,” tutur Deyske Sangia.

(Alfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *