Jamaah Al Ikhlas Buku Raya, Antusias Kerja Bakti Membersihkan Lahan Pemakaman Umum

MINSEL-MITRA1061 Dilihat

Mitra, emmctv.com – Ketua BTM Ibrahim Hilibala, apresiasi jamaat Masjid Al-Ikhlas Buku Raya, yang begitu antusias melaksanakan kerja bakti yang digelar di tempat Pemakaman Umum, Desa Ponosakan Indah, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Minggu (15/10/2023).

“Saya selaku ketua BTM Masjid Al-Ikhlas Buku Raya, sangat bangga serta mengapresiasi semangat gotong royong yang dimiliki para jamaah, kiranya semangat yang dimiliki ini menjadi satu kekuatan yang tak akan perna luntur,” ujar Ibrahim.

Lanjut ia katakan, rasa syukur tentu saja patut dipanjatkan kepada Allah SWT, dimana dengan kerjasama pekerjaan yang sudah direncanakan nantinya bisa selesai tepat pada waktunya.

Menurut Ketua BTM, yang juga saat ini sebagai Babinsa Koramil.1302-12/Belang,
Sersan Kepala (Serka) Ibrahim Hilibala, bahwa pembersihan lahan dan penataan tempat pemakaman saat ini diperlukan mengingat lahan yang didepan sudah tidak memadai lagi.

 

“Jadi tempat pemakaman kususnya untuk umat muslim pertama sudah penuh, berhubung ada lahan pemakaman ini yang masih luas mengapa tidak kita gunakan. Memang lahan ini perlu dibersihkan dan ditata karena berdekatan dengan muara sehingga jika dimusim penghujan tiba tempat ini penuh dengan air, oleh karenanya harus ditambun dengan tanah agar bisa digunakan,” ungkap Ibrahim.

Sementara itu, ditempat yang sama, Imam Masjid Al-Ikhlas Buku Raya, Subahan Laside kepada awak media juga mengatakan, terima kasih untuk jamaah Al-Ikhlas Buku yang sudah menyumbangkan tenaga dan pemikiran untuk pembersihan dan penataan lahan pemakaman untuk masyarakat ini.

“Target pekerjaan saat ini yakni, pembersihan dan penimbunan lahan pemakaman serta pembuatan pondasi tapal batas, dan sesuai dengan kesepakatan bersama, setiap KK dikenakan dana sebesar Rp.155.000 rupiah untuk pembuatan pondasi ,” katanya.

Dikatakan Subahan, jika perbersihan lahan sudah selesai maka alat excavator akan masuk untuk membersihkan akar pohon kelapa dan sebagainya, kemudian penimbunan sudah bisa jalan beriringan dengan pemasangan pondasi tapal batas.

“Karena ini lahan pemakaman umum sehingga kami sangat mengharapkan sumbangsi setiap jamaah, baik itu berupa tenaga juga pemikiran dan lain sebagainya, dengan harapan agar tempat pemakaman ini bisa cepat selesai sehingga jika dibutuhkan sudah bisa digunakan,” tukas Subahan Laside.

(Alfian)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *