Pemerintah Desa Watuliney Indah Gelar Perpisahan Bersama Mahasiswa KKT 136

MINSEL-MITRA511 Dilihat

Mitra, emmctv.com – Setelah 23 hari para mahasiswa KKT Angkatan 136 menjalankan kuliah kerja terpadu di Desa Watuliney Indah, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), akhirnya pada hari Selasa, 3 September 2023 merupakan titik akhir yang harus ditutup dengan kegiatan perpisahan.

Tak ingin kehilangan momen penting, para mahasiswa bersama sejumlah warga masyarakat serta pemerintah desa, melaksanakan acara perpiahan yang digelar di Balai desa watuliney Indah.

Hukum Tua Ance Kumaat dikesempatan itu menyampaikan, selamat kepada sejumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan tugasnya.

“Saya selaku Hukum Tua sangat bersyukur atas kehadiran adik-adik mahasiswa yang telah membawa warna baru dalam desa, rasanya 23 hari terlalu cepat untuk adik-adik lebih mengenal akan budaya serta sistem kehidupan disini, namun saya yakin banyak yang boleh dipetik selama berada di desa watuliney indah,” ucapnya.

Dikatakan Ance, kehadiran adik-adik mahasiswa merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari pembelajaran berbasis masyarakat yang diterapkan oleh institusi pendidikan. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan baru melalui kegiatan akademis, tetapi juga berinteraksi dan memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kiranya jika pelayanan kami selama adik-adik mahasiswa berasa disini yang kurang memadai sekiranya mohon dimaafkan, namun hal terpenting yang dapat diambil, dimana bisa belajar tentang praktik kearifan lokal dan nilai sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Tak lupa Hukkum Tua Ance berpesan agar seluruh adik-adik mahasiswa agar tetap semangat dalam belajar dan berharap agar apa yang sudah menjadi cita-cita kiranya itu dapat terwujud.

“Tetap semangat dan jangan perna putus asa, kejarlah cita-cita dan banggakanlah orang tuamu, karena adik-adik sebagai generasi penerus bangsa kiranya kedepan dapat membawa bangsa indonesia semakin sejahtera dan berjaya,”kata Ance Kumaat.

Sementara itu, dalam pesan dan kesan dari para mahasiswa terlihat jelas wajah kesedihan dimana mereka harus berpisah, sesungguhnya perpisahan menjadi bagian tak terpisahkan yang membawa pesan-pesan berharga.

“Kami sangat senang selama berada disini di desa watuliney indah, terima kasih atas sambutan dan jamuannya selama ini, perhatian, dukungan yang selama ini diberikan menjadikan kami makin bersemangat dalam meneruskan apa yang menjadi pesan dari bapak ibu sekalian,” kata Alfredo Nathanael Rooroh (Koordinator Posko KKT 136)

Perpisahan Mahasiswa KKT 136 di Desa Watuliney Indah menjadi titik awal dari hubungan dan kerjasama yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan masyarakat. pesan dan kesan serta pebelajaran yang didapat akan terus dijaga dan menjadi bekal berharga untuk kedepannya, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat.

(Alfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *