Pasukan Pengibar Bendera Kecamatan Belang Gelar Latihan Perdana

MINSEL-MITRA669 Dilihat

Mitra, emmctv.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kecamatan Belang, dibawah bimbingan pelatih dari TNI / Polri, serta dibantu Purna Paskibraka mengelar latihan perdana, bertempat di lapangan amor, Senin (24/7/2023).

Pasukan pengibaran bendera merah putih tahun ini dipilih tim pelatih dari SMA Negeri Belang, dengan melewati tahapan seleksi yang cukup ketat.

Kegiatan diawali dengan apel pagi seluruh pasukan paskibraka oleh tim pelatih, yang dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan, selepas itu latihan dimulai dengan pemanasan dan pelemasan otot.

Kapolsek Belang Iptu Elias Sasebohe dalam arahannya, menghimbau kepada seluruh anak – anak pasukan pengibar bendera untuk menjaga kesehatan selama proses latihan.

“Pasukan penginar bendera mempunyai peran penting dalam menyukseskan upacara pengibaran bendera, oleh karena itu tangung jawab yang sudah diberikan jangan sampai mengecewakan,” ucap Sasebohe.

Lanjut Ia katakan, pelatihan ini sangatlah penting untuk melatih adik – adik agar nanti pada hari H tidak ada yang melakukan kesalahan, sehingga proses pengibaran dan penurunan bendera berjalan dengan baik.

“Diharapkan buat adik – adik agar berlatih dengan baik, ikuti petunjuk pelatih dengan benar, jika tidak ada kesibukan jangan tidur larut malam, makan teratur dan jaga kesehatan,” ujar Kapolsek Elias Sasebohe.

Sementara itu, Pelatih Utama, Sersan Satu, Babinsa Koramil 12/Belang, Wiyono kepada awak media mengatakan, bahwa proses perekrutan sudah selesai dan saat ini masuk proses pelatihan.

“Beberapa hari yang lalu, Kami baru saja melakukan tahap seleksi anak – anak dari SMA N 1 Belang, yang awalnya dari 40 orang diseleksi memilih 30 orang untuk mengikuti pelatihan,” terang Wiyono.

Dirinya menambahkan, awal pelatihan tim pelatih akan memilih siapa yang masuk dalam pasukan inti dan bagimana proses baris berbaris.

“Pelatihan diawali dengan baris berbaris, kemudian membentuk pasukan 8 dan 17, setelah terbentuk nantinya kami akan melatih formasi yang akan digunakan pada hari yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar selama pelatihan, pemerintah kecamatan dan panitia yang sudah dibentuk dapat memperhatikan anak- anak selama pelatihan berjalan.

“Saya berharap selama proses pelatihan, pemerintah kecamatan melalui panitia HUT Kemerdekaan dapat memantau dan membantu apa saja yang diperlukan pada saat proses pelatihan,” tukas Wiyono.

(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *