Kantor Disperindagkop Kotamobagu diserbu Ratusan Pedagang Lokal Hancurkan Kaca Pintu.

KOTAMOBAGU958 Dilihat

EMMC.Com >|| Kotamobagu Rabu(12/4/23)– Ratusan warga yang tergabung dalam pedagan lokal Kota kotamobagu menyerbu dan menduduki Kantor pemerintahan Kota kotamobagu pada pukul 8.25 wita hingga pukul 13-45 wita dengan satu tujuan mempertanyakan kejelasan mereka untuk menempati lapak pasar senggol di ex Rumah sakit Datoebinangkang namun kepala Dinas Perindagkop Tak ada di tempat diduga menghindar tak mau menemui para warga pedagang Lokal untuk menjelaskan terkait dugaan pemkot sudah melakukan pungutan Liar (Pungli) atas ratusan Lapak yang tersedia di lokasi pasar senggol.

Hasil pantauan tim Awak media dalam investigasi didapati Denah lapak pasar senggol yang sudah disiapkan, ternyata sudah terlabel stabilo warna merah hijau dan ungu diduga sudah dimiliki oleh oknum oknum calo pemkot dan sudah dilakukan transaksi pembayaran awal terhadap pedagang yang dari luar area wilayah kota kotamobagu.diketahui bersama bahwa pembukaan pendaftaran baru dibuka hari ini rabu(12/4)hasil investigasi di dapati bahwa Denah Lapak dari urutan A,B Dan C sudah terpenuhi(Terbayarkan)dan yg diberikan kepada pedagang Lokal terdapat pada urutan Denah E, itupun dalam pantauan awak media para pedagang Lokal terlihat dipersulit.

Atas kejadian dengan adanya dugaan Pemkot kotakotamobagu melakukan kong kalingkong dengan dugaan memperdayai warga pedagang lokal sendiri,sehingganya kerumunan warga dengan menyerbu masuk ke ruang pendaftaran pembayaran dan pengambilan nomor urut Lapak menyebabkan kacah pintu kantor disperindagkop pecah berhamburan karena desakan ratusan pedagang lokal untuk masuk. hal ini terkesan ada pembiaran dan tidak diatur dalam aturan sistim yang diberlakukan.

Terpisah Awak media mengkonfirmasikan kejadian hari ini rabu pukul 12 23 wita (12/4) dan memfolowup terkait pemberitaan sebelumnya serta kejadian yang sangat memiriskan menimpa para pedagang Lokal kepada Asisten pemerintahan pemkot kota kotamobagu AS.1 “Rafika Bora Mengatakan
[12/4 16:08] IBu AS 2. RAFIKA PEMKOT: Bagimana mominta tanggapan kong so muat lebe dulu tu brita? So ndak memenuhi kode etik jurnalis.5w+1H

[12/4 16:09] IBu AS 2. RAFIKA PEMKOT: Harusxnya konfirmasi dulu dengan obyek baru bamuat.ini tabobale.bamuat dulu baru ba konf😟 jelas “Rafika Bora Singkat.

■Opo Lokong■

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *