Tegas! Aktivis LSM Minta APH Tidak Berikan Penangguhan untuk Aldo

EKBIS, HUKRIM923 Dilihat

Manado, emmctv.com-Aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), Calvin Limpek terus mengawal proses hukum yang sedang dijalani AS alias Aldo, pelaku mafia BBM ilegal asal Bitung. Aktivis yang sempat berpofesi sebagai juru warta itu meminta aparat penegak hukum (APH) untuk tidak memberikan penangguhan penahanan terhadap Aldo.

“Bisa saja dia meminta penangguhan penahanan. Mengingat perbuatan penyalahunaan BBM bersubsidi yang dilakukannya selama ini, maka saya harap APH tidak memberikan penangguhan,” kata Calvin kepada wartawan di Manado, Kamis (8/12/2022) pagi.

Calvin menilai sepak terjang Aldo beberapa bulan terakhir sangat merugikan negara. “Maka itu semasa proses hukum berjalan, baiknya Aldo langsung ditahan. Penahanan perlu dilakukan Kejati Sulut supaya tersangka jangan melakukan pekerjaan yang sama lagi,” ujarnya.

Diketahui Aldo ditangkap di Bitung sekitar enam bulan lalu. Saat penangkapan, aparat ikut mengamankan barang bukti solar ilegal sekira delapan ton. Melihat tenggang waktu penangkapan, maka perkara yang membelit Aldo ini terbilang cukup lama.

Ketika itu Polda Sulut memang tidak langsung menahan Aldo. Ia pun terus melakukan aktivitas penimbunan BBM di gudangnya yang disewanya di wilayah Sagerat Bitung.

Informasi yang diperoleh, Aldo membeli solar ilegal seharga Rp12 ribu per liter dari puluhan pengepul ilegal yang menyedor solar subsidi di banyak SPBU. Selanjutnya ia menyalurkan solar tersebut ke sejumlah perusahaan dengan harga yang lebih tinggi.

Namun, kini nasib Aldo di ujung tanduk. Perkara yang melilitnya  sudah memasuki tahap P21 alias penyerahan tersangka dan barang bukti. Ia sempat terpantau muncul di Kejati Sulut pada Senin (6/12/2022) lalu.

Sayang sampai berita ini diturunkan, Aldo tak bersedia memberikan tanggapan.  Ia tak merespon permintaan konfirmasi saat dihubungi indobrita dan emmc media grup. Sikap diam ini bisa jadi bentuk sikap Aldo untuk bisa berkonsentrasi menghadapi proses hukum yang sedang dijalaninya. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *